Tridarma perguruan tinggi: pendidikan/ pengajaran, pengabdian dan penelitian

Showing posts with label Biokimia. Show all posts
Showing posts with label Biokimia. Show all posts

Wednesday, October 28, 2020

SOAL PILIHAN GANDA BIOMEDIK DASAR (BIOKIMIA)

 1.      Apa tujuan kita mencerna / makan?

a. Untuk mengeluarkan CO2 dan menghirup O2

b. Untuk mendapatkan energi (ATP) dari memecah makromolekul menjadi mikromolekul

c.  Untuk membuat sisa-sisa metabolisme di dalam tubuh

d.  Untuk mengatur peredaran darah yang mengangkut sari-sari makanan ke seluruh tubuh


2.      Urutan Saluran pencernaan yang benar berikut ini adalah?

a.  Mulut, tenggorokan, kerongkongan, lambung, usus besar, pangkreas, rektum  dan anus

b.  Mulut, faring, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, rektum dan anus

c.  Hidung,  laring, lambung, usus halus, usus besar, rektum  dan anus

d.  Mulut, faring, kerongkongan, hati, usus halus, usus besar, rectum  dan anus


3.      Dalam rongga mulut juga ada enzim yang membantu pencernaan yang dihasilkan 

kelenjar ludah yaitu?

a.       Enzim amilase                               c. Enzim renin

b.      Enzim peptin                                 d. Enzim gastrin

4.      Sebutkan sumber protein yang anda ketahui?

a.     a.  Daging, telur, ikan dan tempe            

b.     b. Gandum, jagung, beras  dan ubi

c.     c. Gajih, minyak sawit, minyak kelapa dan CPO

d.     d.  Sayuran, dan  buah-buah 


5.      Protein jika dikatabolisme akan menghasilkan ?

a.       Asam nukleat                                  d. Asam lemak

b.      Asam sitrat                                     d. Asam amino

6.      Zat yang dapat mempercepat reaksi kimia, tetapi tidak mengalami perubahan oleh reaksi itu sendiri disebut?

a.       a. Hormon           b. Antibody                 c. Sel Syaraf                d. Enzim          e.Inhibitor


7.      Apa yang dimasud dengan apoenzim?

a.       a. Zat yang menghambat kerja enzim

b.      b. Penyusun enzim yang terdiri dari zat anorganik  

c.       c. Protein tubuh yang berfungsi untuk mengatur metabolisme

d.      d. Bagian dari enzim yang berupa protein


8.      Enzim akan bekerja mempercepat kerja atau merubah suatu substrat hingga menjadi produk, substrat akan menempel pada enzim pada bagian?

a.       a. Sisi aktif enzim (active site)   b.  Kofaktor    c. Koenzim  d. Holoenzim   c. Apoenzim


9.      Cara kerja enzim mengikuti prinsip atau model dari ?

a.       Floid mozaik                                          c. Model key and lock 

b.       Dua lapis lipid (lipid bilayer)                d. Teori ke tidak senajaan

10.  Berikut ini adalah contoh dari co-faktor adalah ?

a.       Vitamain C                                               c.Vitamin B komplek

b.      Cu 2+ dan Zn 2+                                     d. Riboflavin

11.  Berikut ini faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim KECUALI?

a.       Konsentrasi protein                                c. Pengaruh Suhu

b.      Pengaruh pH                                          d. Pengaruh inhibitor

12.   Komponen utama enzim adalah?

a.       Protein                                                      c. Zat Organik

b.      Zat Anorganik                                          d. Karbohidrat

13.   Struktur enzim yang berlekuk-lekuk menyebabkan terdapatnya area yang dapat berikatan dengan subtrat adalah ?

a.       Apoenzim                                                   c. Koenzim

b.      Co-faktor                                                    d. Sisi aktif enzim

14.  Mengapa hormon juga disebut endokrin?

a.       Mengatur  penghantaran informasi yang cepat dan terarah

b.      Merupakan zat yang berguna bagi tubuh namun tidak spesifik

c.       Hasil sekresinya dibuang keluar tubuh

d.      Hasil sekresinya tidak dibuang keluar tubuh tetapi masuk ke dalam aliran darah

15.    Perbedaan sistem endokrin dan sistem saraf  dalam mengatur  penghantaran informasi  adalah ?

a. Sistem endokrin yang cepat dan global   

b. Sistem saraf yang global dan lambat

c. Sistem saraf yang cepat dan terarah        

d. Sistem endokrin yang cepat dan terarah


16.    Kelejar hormon yang di sebut master gland adalah?

a.         Hipofisa                                                   c. Thyroid

b.        Parathyroid                                              d. Adrenal

17.  Hormon yang diproduksi Hipotalamus adalah hormon liberin sebagai hormon pembebas dan hormon statin merupakan sebagai ?

a.       Hormon penambah stimulasi        c. Hormon penghambat pembebasan

b.      Hormon pemacu                             d. Hormon pemula

18.  Hormon pertumbuhan atau growth hormone (GH) bila HIPOSEKRESI akan menyebabkan?

a.       Manusia kerdil/cebol, pendek & kurus       c.  Kegemukan atau obesitas

b.      Manusia raksasa (gaint)                              d. Diabetes

19.    Kelenjar yang terletak pada dasar kerongkongan /inferior jakun adalah kelenjar ?

a.         Adrenal                                                    c. Hipofisa  

b.        Thyroid                                                    d. Hipotalamus

20.  Hormon yang mengatur ciri-ciri kelamin sekunder pada laki-laki adalah?

a.       a. Estrogen          b. Testosteron              c. Progesteron             d. Prostaglandin

Saturday, October 26, 2019

Soal-Soal Biokimia Biomedik Dasar


Soal-Soal Biokimia Biomedik  Dasar  Pilihan ganda:
Soal 
nomor 1. Apa itu sel?
a. Unit terkecil dari mahluk hidup 
b. Unit pengatur kerja tubuh 
c. Suatu senyawa di dalam tubuh 
d. Organ pencernaan

Soal nomor 2. Berikut ini adalah organ bagian dari sistem pencernaan adalah?
a. Jantung 
 b. Ginjal 
 c. Otak 
 d. Lambung 
 e. Paru-paru
Soal nomor 3. Apa tujuan kita mencerna / makan?
a. Untuk mengeluarkan CO2 dan menghirup O2
b. Untuk mendapatkan energi (ATP) dari memecah makromolekul menjadi mikromolekul
c. Untuk membuat sisa-sisa metabolisme di dalam tubuh
d. Untuk mengatur peredaran darah yang mengangkut sari-sari makanan ke seluruh tubuh
Soal nomor 4. Sumber energi berasal dari makanan yang dikelompokan 3 yaitu? KECUALI
a. Karbohidrat 
b. Vitamin 
c. Protein 
d. Lemak 
e. Glukosa
Soal nomor 5. Proses pencernaan pertama kali terjadi di dalam organ ?
a. Lambung 
b. Kerongkongan 
 c. Usus Halus 
 d. Yeyenum 
 e. Mulut
Soal nomor 6. Urutan Saluran pencernaan yang benar berikut ini adalah?
a. Mulut, tenggorokan, kerongkongan, lambung, usus besar, pangkreas, rektum dan anus
b. Mulut, faring, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, rektum dan anus
c. Hidung, laring, lambung, usus halus, usus besar, rektum dan anus
d. Mulut, faring, kerongkongan, hati, usus halus, usus besar, rectum dan anus
Soal nomor 7. Pada proses pencernaan terjadi secara mekanis dan kimiawi yaitu pada bagian organ?
a. Esofagus 
b. Faring
c. Rektum 
d. Mulut
Soal nomor 8. Dalam rongga mulut juga ada enzim yang membantu pencernaan yang dihasilkan kelenjar ludah yaitu?
a. Enzim amilase
b. Enzim peptin 
c. Enzim renin 
d. Enzim gastrin
Soal nomor 9. Berikut ini adalah fungsi lidah KECUALI?
a. Membantu mengaduk makanan di dalam rongga mulut
b. Membantu membersihkan mulut dan mendorong makanan ke dalam
c. Membantu bersuara
d. Membantu mengubah makanan menjadi kecil
Soal nomor 10. Di daerah laring terdapat sebuat katup yang mengatur untuk rongga pernapasana dan pencernaan yang disebut?
a. Treakea 
b. Eksofagus 
c. Epiglotis 
d. Nasofaring 
e. Springter
Soal nomor 11. Di Organ lambung zat yang bisa diserap oleh sel-sel di lambung adalah?
a. Air dan Alkohol 
 b. Glukosa 
 c. Asam Amino 
 d. Lipid 
 e. Vitamin
Soal nomor 12. Proses transportasi masuknya zat makanan yang larut dalam lemak ke dalam sel melalui pembuluh?
a. Pembuluh darah 
b. Pembuluh limpe
c. Melalui Aorta 
 d. Melalui vena porta hepatica
Soal nomor 13. Berikut ini contoh karbohidrat yang paling sederhana dan yang bisa diserap oleh sel-sel usus adalah?
a. Glikogen 
b. Amilum 
c. Glukosa 
d. Maltosa 
e. Sukrosa
Soal nomor 14. Gerakan peristaltik adalah?
a. Gerakan tarik menarik di dalam saluran pencernaan
b. Kontraksi dinding jantung yang berirama
c. Kontraksi dinding otot saluran pencernaan yang teratur
d. Dorongan didalam usus
Soal nomor 15. Proses transportasi masuknya zat makanan yang larut dalam air ke dalam sel melalui pembuluh?
c. Pembuluh darah 
b. Melalui jantung 
c. Pembuluh limpe
d. Melalui hati
Soal nomor 16. Sebutkan sumber protein yang anda ketahui?
a. Daging, telur, ikan dan tempe
b. Gandum, jagung, beras dan ubi
c. Gajih, minyak sawit, minyak kelapa dan CPO
d. Sayuran, dan buah-buah
Soal nomor 17. Lemak /lipid jika dipecah-pecah sehingga akan menjadi senyawa sederhana yang yaitu?
a. Asam amino 
b. Glukosa 
c. Gliserol 
d. Asam nukleat 
e. steriol
Soal nomor 18. Menggabungkan molekul-molekul kecil menjadi makromolekul yang lebih kompleks; memerlukan energi (ATP) adalah?
a. Katabolisme 
 b. Anabolisme 
 c. Respirasi 
 d. Glikolisis 
 e. metabolit
Soal nomor 19. Pada Respirasi Sel terdapat Tiga tahap penghasilan energi? KECUALI
a. Glikolisis 
b. Asetil CoA 
c. Daur Krebs
d. Rangkaian transpor elektron 
Soal nomor 20. Pada saat proses gikolisis akan merubah glukosa menjadi suatu zat yaitu?
a. Asam Malat 
b. Asam laktat 
c. Asam asetat 
 d. Asam piruvat 
 e. Asam lemak
Soal nomor 21. Respirasi sel akan menghasilkan zat-zat sebagai berikut? KECUALI.
a. ATP 
b. CO2 
c. O2 
d. H20 
e. NADPH
Soal nomor 22. Metabolisme glukosa secara umum menjadi asam piruvat dan akan berlanjuk melalui siklus?
a. Siklus Kelvin 
b. Siklus hidup 
c. Siklus Kreb 
d. Siklus metablosime
Soal nomor 23. Protein jika dikatabolisme akan menghasilkan ?
a. Asam nukleat 
b. Asam lemak
c. Asam sitrat 
d. Asam amino
Soal nomor 24. Zat yang dapat mempercepat reaksi kimia, tetapi tidak mengalami perubahan oleh reaksi itu sendiri disebut?
a. Hormon 
b. Antibody 
c. Sel Syaraf 
d. Enzim 
e. Inhibitor
Soal nomor 25. Apa yang dimasud dengan apoenzim?
a. Zat yang menghambat kerja enzim
b. Penyusun enzim yang terdiri dari zat anorganik
c. Protein tubuh yang berfungsi untuk mengatur metabolisme
d. Bagian dari enzim yang berupa protein
Soal nomor 26. Bagian Enzim yang tersusun oleh zat Organik yang sangat penting bagi kerja enzim disebut?
a. Kofaktor 
b. Koenzim 
c. Holoenzim 
d. Lisozim 
e. Ribozim
Soal nomor 27. Enzim akan bekerja mempercepat kerja atau merubah suatu substrat hingga menhadi produk, substrat akan menempel pada enzim pada bagian?
a. Sisi aktif enzim (active site) 
b. Kofaktor 
c. Koenzim 
d. Holoenzim 
c. Apoenzim
Soal nomor 28. Enzim yang bekerja di dalam organel sel lisosom adalah?
a. Robozim 
b. Koenzim 
c. Lisozim
d. Apoenzim 

Soal nomor 29. Cara kerja enzim mengikuti prinsip atau model dari ?
a. Floid mozaik 
b. Dua lapis lipid (lipid bilayer) 
c. Model key and lock 
d. Teori ke tidak senajaan
Soal nomor 30. Berikut ini adalah contoh dari co-faktor adalah ?
a. Vitamain C
b. Cu 2+ dan Zn 2+ 
c.Vitamin B komplek 
d. Riboflavin 

Soal nomor 31. Berikut ini faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim KECUALI?
a. Konsentrasi protein
b. Pengaruh pH 
c. Pengaruh Suhu 
d. Pengaruh inhibitor 

Soal nomor 32. Jika suatu molekul lain yang mirip dengan substrat lebih dulu berikatan dengan enzim maka kerja enzim dipengaruhi oleh?
a. Konsentrasi protein
b. Pengaruh pH 
c. Pengaruh Suhu 
d. Pengaruh inhibitor
Soal nomor 33. Berikut ini sifat-sifat Enzim? KECUALI
a. Katalisator, berupa zat organik (protein)
b. Sebagian besar dihasilkan oleh sel hidup.
c. Aktivitasnya perlu koenzim.
d. Kerjanya tidak dipengaruhi oleh Suhu dan pH
Soal nomor 34. Komponen utama enzim adalah?
a. Protein 
b. Zat Anorganik 
c. Zat Organik
d. Karbohidrat
Soal nomor 35. Struktur enzim yang berlekuk-lekuk menyebabkan terdapatnya area yang dapat berikatan dengan subtrat adalah ?
a. Apoenzim
b. Co-faktor 
c. Koenzim 
d. Sisi aktif enzim
Soal nomor 36. Klasifikasi enzim terutama didasarkan atas jenis reaksi yang dikatalis adalah sebagai berikut KECUALI?
a. Kelas Oksidoreduktase
b. Kelas Hidrolase 
c. Kelas Transferase 
d. Kelas Amilase
Soal nomor 37. Mengapa hormon juga disebut endokrin?
a. Mengatur penghantaran informasi yang cepat dan terarah
b. Merupakan zat yang berguna bagi tubuh namun tidak spesifik
c. Hasil sekresinya dibuang keluar tubuh
d. Hasil sekresinya tidak dibuang keluar tubuh tetapi masuk ke dalam aliran darah
Soal nomor 38. Secara kimiawi hormon dibagi menjadi 3 kelas yaitu KECUALI ?
a. Hormon steroid 
b. Hormon hidrogen 
c. Hormon peptida
d. hormon derivat asam amino
Soal nomor 39. Perbedaan sistem endokrin dan sistem saraf dalam mengatur penghantaran informasi adalah ?
a. Sistem endokrin yang cepat dan global 
b. Sistem saraf yang cepat dan terarah 
c. Sistem saraf yang global dan lambat 
d. Sistem endokrin yang cepat dan terarah
Soal nomor 40. Kelejar hormon yang di sebut master gland adalah?
a. Hipofisa
b. Parathyroid 
c. Thyroid 
d. Adrenal
Soal nomor  41. Mekanisme kerja Hormon Steroid ke sel target yaitu dengan cara ?
a. Berikatan dengan reseptor permukaan membran
b. Difusi melalui membran plasma dari sel target
c. Secara langsung kontak dengan inti sel
d. Terbentuk suatu reaksi molekul messenger kedua
Soal nomor 42. Hormon yang diproduksi oleh hipotalamus yang berfungsi sebagai hormon pembebas adalah?
a. Hormon liberin
b. Hormon gastrin 
c. Hormon statin 
d. Hormon GH
Soal nomor 43. Hormon yang diproduksi Hipotalamus adalah hormon liberin sebagai hormon pembebas dan hormon statin merupakan sebagai ?
a. Hormon penambah stimulasi pembebasan
b. Hormon pemacu 
c. Hormon penghambat 
d. Hormon pemula
Soal nomor 44. Hormon pertumbuhan atau growth hormone (GH) bila HIPOSEKRESI akan menyebabkan?
a. Manusia kerdil/cebol, pendek & kurus 
b. Manusia raksasa (gaint) 
c. Kegemukan atau obesitas 
d. Diabetes
Soal nomor 45. Kelenjar tiroid menghasilkan hormon yang berperan dalam metabolisme tubuh baik metabolisme karbihidrat, protein maupun lipid adalah ?
a. Insulin 
b. Glukagon 
c. Thyroksin 
d. Testosteron
Soal nomor  46. Hormon yang berperan dalam transpor glukosa dan asam amino melewati membran sel adalah ?
a. Insulin 
b. Glukagon 
c. Tiroksin
d. Sekretin
Soal nomor  47. Hormon yang berfungsi membantu dalam proses gerak peristaltik yang teratur sehingga makanan dapat bergerak di saluran pencernaan adalah hormon ?
a. Estrogen
b. Glukagon 
c. Insulin 
d. Gastrin
Soal nomor  48. Kelenjar yang terletak pada dasar kerongkongan /inferior jakun adalah kelenjar ?
a. Adrenal
b. Thyroid 
c. Hipofisa 
d. Hipotalamus
Soal nomor 49. Penyakit gondok adalah akibat adanya masalah dengan kelenjar?
a. Hifoposa 
b. Pangkreas 
c. Andrenalin
d. Tiroid
Soal nomor 50. Hormon yang mengatur ciri-ciri kelamin sekunder pada laki-laki adalah?
a. Estrogen 
b. Testosteron 
c. Progesteron 
d. Prostaglandin

Saturday, April 13, 2019

Bagaimana Enzim Bekerja dan Faktor yang Mempengaruhinya?

KERJA ENZIM 
Definisi Enzim 
Enzim adalah biokatalis yang dihasilkan oleh jaringan yang meningkatkan laju reaksi kimia atau mengaktifkan senyawa lain secara spesifik. Biokatalis adalah senyawa organik yang bekerja mempercepat reaksi tetapi tidak bereaksi. 

Karakteristik enzim adalah sebagai berikut: 
  • Enzim merupakan Protein. 
  • Enzim sebagai katalisator dapat meningkatkan laju reaksi sekitar 107-1013 kali lebih cepat dari katalis non enzim. 
  • Enzim dapat menurunkan energi aktivasi suatu reaksi. 
  • Enzim mempunyai sifat spesifitas yang menyebabkan enzim sangat memilih substrat yang akan dikenali, diikat dan diolah lebih lanjut. 
  • Enzim Menurunkan Energi Aktivasi. 
  • Enzim merupakan senyawa yang jauh lebih kecil sehingga reaksi dapat berlangsung di dalam sel. 
  • Enzim dalam proses katalisis suatu reaksi, enzim bereaksi terlebih dahulu dengan substrat sehingga terbentuklah senyawa baru atau kompleks seperti rumus: E + S - - ES -- E + P 
Enzim dihasilkan oleh sel-sel di dalam tubuh banyak sekali enzim yang adalah di tubuh yang berfungsi dalam reaksi-reaksi kimia di dalam tubuh salah satu proses metabolisme tubuh. Enzim disintesis oleh dan di dalam sel. Enzim akan disintesis jika sel mempunyai gen untuk enzim tersebut. Di dalam sel banyak terdapat organel-organel sel. Organel lisosom memiliki 40 jenis enzim hidrolitik asam, seperti protease, nuklease, glikosidase,lipase, fosfolipase, fosfatase, ataupun sulfatase yang dibentuk dalam RE kasar dan dibawa ke Lisosom. Lisosom adalah organel sel yang berfungsi untuk mencerna atau menghancurkan benda-benda asing atau bagian sel yang tidak diperlukan lagi, termasuk dalam mencerna patogen yang masuk dalam sel. Enzim di Lisosom menghidrolisa setiap makromolekul biologis, hasil degradasi dikeluarkan ke sitoplasma. Semua enzim tersebut aktif pada pH :5 (Asam hidrolase), kelompok Enzim yang ada didalam organel sel lisosom tersebut dinamakan lisozim (not ribozim). 

Bagaimana Kerja Enzim 
Dua model telah diusulkan untuk menjelaskan bagaimana enzim bekerja yaitu enzim berikatan dengan substrat: 
1) Model Key And Lock (Kunci dan Gembok) 
Model ini dipublikasikan oleh Emil Fisher pada tahun 1894, yang menyatakan bahwa bentuk molekul substrat dengan sisi aktif enzim serupa dengan anak kunci dengan kuncinya.  

2) Model Induced-fit (Kecocokan) 
model diusulkan pada tahun 1958 oleh Daniel E. Koshland, Jr. Pada model ini substrat menyebabkan perubahan konformasi pada bagian sisi aktif enzim. 

Spesifikasi Kerja Enzim 
Enzim mempunyai sifat spesifitas yang menyebabkan enzim sangat memilih substrat yang akan dikenali, diikat dan diolah lebih lanjut. Oleh sebab itu spesifikasi enzim dibedakan menjadi 3 jenis yaitu: 
  • Spesifitas stereoisomer 
  • Spesifitas ikatan kimia 
  • Spesifitas Gugus 
1. Spesifitas stereoisomer, Stereoisomer adalah salah satu jenis isomer yang memiliki sifat fisika dan kimia yang sangat mirip namun aktivitas biokimia yang berbeda. Isomer adalah senyawa yang mempunyai rumus molekul sama,tetapi rumus strukturnya berbeda. Spesifitas stereoisomer, Enzim – enzim pada umumnya bekerja pada senyawa organik, hanya sebagian kecil saja senyawa anorganik, Senyawa organik seperti Karbohidrat, enzim yang bekerja terutama pada konfigurasi D, pada asam amino bekerja pada konfigurasi L. 

2. Spesifitas ikatan kimia, enzim yang berfungsi untuk pemecahan molekul dengan memutuskan ikatan nonkovalen, memecah ikatan kovalen dengan Hidrolisis. Contohnya Hidrolase, glikosidase, amilase, esterase, fosfatase. 

3. Spesifitas Gugus, Enzim hanya bekerja pada substrat yang mempunyai gugus tertentu, contoh: enzim pemecah protein akan memecahkan ikatan peptide. 

Tingkat Spesifitas Enzim 
Spesifitas enzim rendah, hanya memecah ikatan kimia saja, seperti enzim esterase, fosfatase.sedangkan Spesifitas tinggi, enzim yang mengolah hanya satu saja substrat, contoh : enzim-enzim metabolisme karbohidrat. 

Pusat Aktif Enzim dalam Sel 
  • Enzim yang ada di organel Mitokondria,untuk menghasilkan energi. 
  • Enzim yang ada di organel Ribosom,untuk proses sintesis protein. 
  • Enzim yang ada di organel mikrosom,untuk biosintesis protein. 
  • Enzim yang ada di organel Lisosom, untuk pemecahan berbagai bahan yang tidak diperlukan oleh tubuh. 

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kerja Enzim 
· Konsentrasi Enzim 
· Konsentrasi substrat 
· Pengaruh Suhu (Temperatur) 
· Pengaruh pH (Derajad keasaman) 
· Pengaruh Hambatan (Inhibitor)

Konsentrasi Enzim dan Konsentrasi substrat 
Ada suatu kecepatan maksimum reaksi enzimatis pada jumlah tertentu dari enzim yang dapat mengkataliser suatu reaksi yang spesifik. Hanya dalam konsentrasi substrat yang tinggi kecepatan maksimum reaksi dapat terjadi. Dalam kondisi konsentrasi substrat yang tinggi, enzim akan jenuh, bila bagian aktifnya selalu diisi oleh substrat atau molekul-molekul produknya. Pada keadaan ini, pertambahan konsentrasi tidak akan mempengaruhi kecepatan reaksi, karena semua bagian aktif enzim (active site) sudah digunakan. Apabila suatu konsentrasi substrat melebihi titik jenuh sel, maka kecepatan reaksi dapat bertambah bila sel menghasilkan molekul-molekul tambahan. Akan tetapi dalam kondisi sel yang normal, enzim tidak akan jenuh dengan substrat. Molekul-molekul enzim akan tidak aktif, apabila kekurangan substrat. 

Pengaruh Suhu (Temperatur) 
Kerja enzim akan dipengaruhi oleh suhu dimana kecepatan reaksi-reaksi enzimatis terhadap substrat akan berkurang jika terjadi kenaikan temperatur. Aktivitas enzim akan berbeda pada temperatur minimum, optimum dan maksimum. Reaksi enzimatis di atas suhu optimum akan menurun drastis. Menurunnya aktivitas enzim ini berkaitan dengan denaturasi enzim. denaturasi enzim yaitu peristiwa kerusakan pada enzim sehingga tidak dapat berfungsi, yang biasa terjadi pada semua protein-protein. Denaturasi biasanya mencakup pemecahan ikatan hidrogen dan ikatan nonkovalen yang mengikat enzim dalam sifat struktur 3 dimensi. Salah satu contoh yang biasa dari denaturasi adalah transformasi dari albumen atau putih telur yang belum matang akan berubah menjadi padat apabila dipanasi. Perubahan dalam struktur ini mengubah susunan dari pada asam-asam amino pada bagian “active site” dan menyebabkan enzim kehilangan kemampuan untuk mengadakan katalis serta aktivitas biologi yang vital. Dalam beberapa hal, denaturasi dapat bersifat reversibel. Tetapi jika denaturasi terus sampai pada suatu kondisi dimana enzim kehilangan solubilitas, dan menggumpal, maka terjadi denaturasi yang irreversibal, sebab enzim tidak mendapatkan sifat-sifatnya semula. 

Pengaruh pH (Derajad keasaman) 
Kerja Enzim dipengaruhi pH, Perubahan pH lingkungan akan berpengaruh pada efektivitas bagian aktif enzim (active site). Perubahan pH yang cukup drastis dapat menyebabkan denaturasi sehingga menurunkan efektivitas enzim. Temperatur dapat menyebabkan denaturasi (kerusakan enzim) karena memutuskan ikatan H pada molekul protein enzim. Kebanyakan enzim bekerja mempunyai pH optimum, aktivitasnya berada dalam keadaan maksimum. Di bawah atau di atas pH optimum, aktivitas enzim akan mengalami deklinasi. Derajad keasaman atau pH optimum untuk kegiatan enzim tidak terletak pada suatu pH tertentu yang tetap, akan tetapi tergantung kepada: kemurahan enzim, sumber enzim, temperatur dan sifat serta kadar yang ada. Kegiatan enzim tergantung kepada pH macamnya substrat. Enzim yang berasal dari sumber yang berbeda juga akan mempunyai pH yang berbeda pula, misalnya, pH ludah= 6,7- 6,8. Contoh lain enzim pepsin yang berkerja di Lambung akan bekerja optimal pada pH lambung yaitu sangat asam yang mencapai 2. 

Kerja Enzim Dipengaruhi Hambatan (Inhibitor) 
Hambatan kerja enzim dimana tidak terbentuknya kompleks substrat enzim dalam reaksi yang dikatalisis oleh enzim. Sehingga enzim tidak bekerja dalam mengkatalisis substrat. Contoh : 
  • Ion-ion hidroksil (OH-ion), dapat menghambat kegiatan enzim pepsin 
  • Racun-racun tertentu seperti cyanida, arsenik, merkuri, apabila digabung dengan enzim, akan menghambat aktivitas enzim. 
  • Obat-obat anti mikroba, dapat menghambat kegiatan enzim 
  • Urease dapat dirusak oleh pepsin. 
Hambatan terhadap kerja enzim terdiri dari : 
  • Hambatan tidak reversibel. 
  • Hambatan reversibel. Terdiri dari 2 macam yaitu: 
1) Hambatan reversibel bersaing (Competitive inhibition ) 
2) Hambatan reversibel tidak bersaing (non Competitive inhibition) 

Hambatan Tidak Reversibel 
Irreversible adalah golongan yang bereaksi dengan, atau merusakkan suatu gugus fungsional pada molekul enzim yang penting bagi aktivitas katalitiknya. Substart tidak dapat memasuki bagian aktif dari enzim. Enzim tidak dapat berfungsi sebagai katalitik. 
Contohnya: senyawa diisoprofilfluorofosfat (DFP), yang menghambat enzim asetilkolinesterase, yaitu enzim yang penting di dalam transmisi impuls syaraf. 

Hambatan Reversible 
Hambatan Reversibel Bersaing 
Dikarenakan adanya molekul yang mirip dengan substrat sehingga membentuk kompleks enzim substrat yang inhibitor. Penghambat bersaing, akan bersaingan dengan substrat untuk memasuki bagian aktif dari enzim. Inhibitor ini dapat bersaing dengan substrat karena bentuk dan struktur kimianya bersamaan. Hambatan reversibel bersaing (Competitive inhibition) terjadi jika suatu molekul lain yang mirip dengan substrat lebih dulu berikatan dengan enzim sehingga menyebabkan enzim terhambat untuk mengikat substrat dalam suatu jalur metabolik. ikatan ini bersifat sementara. 
Contohnya: Asam malonat, oksalat, dan oksaloasetat. Kegiatan enzim dehidrogenese asam suksinat dihambat oleh asam malonat, sebab molekul asam malonat serupa dengan asam suksinat yaitu mempunyai 2 gugusan OH. Karena struktur dari kedua molekul asam ini hampir sama, maka asam malonat akan diikat pula oleh enzim dapat dimetabolisir lebih lanjut, maka ikatan asam malonat dengan enzim tidak mudah dilepaskan. Dengan terbentuknya ikatan yang kuat ini, menyebabkan adanya persaingan yang ketat antara asam malonat dengan asam suksinat pada permukaan enzim. Sulfanilamida (obat sulfa) dapat menghambat kegiatan enzim yang substrat adalah asam asam paraaminobenzoat (paraaminobenzoic acid) yang dalam buku literatur disingkat PABA saja. PABA merupakan nutrien esensial yang digunakan oleh banyak bakteri dalam sintesis asam folat (folic acid), suatu vitamin yang berfungsi sebagai koenzim. Apabila sulfanilamida diperlakukan kepada bakteria, amka enzim yang biasa dapat merubah PABA menjadi asam folat, akan bersenyawa dengan sulfanilamida dan asam folat tidak terbentuk sehingga bakteri tidak dapat tumbuh. Sel-sel tubuh manusia tidak menggunakan PABA untuk membentuk asam folat, sehingga sulfanilamida membunuh bakteri, akan tetapi tidak merusak sel-sel tubuh manusia. 

Hambatan Reversibel Tidak Bersaing 
Inhibitor menempati bagian dari enzim diluar dari bagian aktif. Inhibitor non kompetitif tidak bersaing dengan substrat terhadap bagian aktif enzim, karena bekerjanya pada bagian lain, sehingga merubah bagian aktif dan mencegah pengikatannya dengan substrat. Bagian dari ikatan inhibitor yang non kompetatif disebut “allosteric site” yang khas bagi inhibitor ini. Inhibitor membentuk kompleks enzim inhibitor maupun kompeks enzim substart inhibitor. Contoh zat ini adalah Cu, Ag, Hg.  Ikatan antara enzim dengan substrat dapat terhambat karena inhibisi. Enzim tidak bisa mengikat substrat karena struktur active site berubah akibat berikatan dengan inhibitor di bagian allosteric site. Inhibisi ini disebut non competitive inhibition bersifat permanen. 

Kontrol Terhadap Kerja Enzim 
Kecepatan kerja enzim dapat dipengaruhi suatu molekul lain yang dapat berperan sebagai pemicu (activator) atau penghambat (inhibitor), keduanya biasanya disebut secara bersama-sama sebagai efektor. 
Kontrol terhadap kerja enzim adanya mekanisme feedback inhibition. contoh, enzim tripsin, pertama kali diproduksi oleh pankreas masih berupa tripsinogen. Tripsinogen dibawa ke usus halus dan diaktivasi oleh enzim enteropeptidase yang dihasilkan oleh usus halus membentuk enzim tripsin yang aktif. Selanjutnya enzim tripsin dapat mengaktivasi balik tripsinogen atau zymogen lainnya misalnya chymotrypsinogen dan proelastase menjadi chymotripsin dan elastase. 

Peran dan Fungsi Enzim Dalam Tubuh 
· Enzim berperan penting dalam proses pencernaan. 
· Enzim berperan dalam metabolisme antara . 
· Berperan dalam percepatan reaksi dan merombak molekul yang lebih besar menjadi molekul yang lebih kecil atau sebaliknya. 
· Berperan sebagai alat diagnostic. 
· Berperanan dalam pengobatan. 
· Enzim dan pengobatan. 
· Pada awalnya digunakan pada penyakit-penyakit gangguan pencernaan, seperti enzim, pepsin, tripsin, amilase atau lipase. 
· Pengobatan akibat kurangnya enzim disebabkan oleh gangguan pada gen, misal: Hemofilia. 

Peran dan Fungsi Enzim sebagai Diagnosa Penyakit 
· SGOT (MCI). 
· Alanin Aminotransferase, ALT, SGPT (hepatitis virus). 
· Amilase (pancreatitis Acut). 
· Seruloplasmin (Degenerasi hepatolentikularis). 
· Kreatin Kinase (Kelainan Otot MCI). 
· Laktat Dehidrogenase ,Isozim (MCI). 
· Fosfatase asam (ca Prostat metastase). 
· Fosfatase,alkali (isozim) à Kelainan Tulang penyakit obstruksi hepar. Amino transferase (MCI). 
· Aspartat Aminotransferase (MCI). 

REFERENSI : 
Murray, dkk. 2009. Biokimia Harper. Edisi 27. Jakarta. 
Dawn B. Marks, dkk. 2000. Biokimia Kedokteran Dasar. EGC 
Armstrong. 1995. Buku Ajar Biokimia. Jakarta: EGC. 
Adisoemarto, Soenartono. 1990. Mikrobiologi Dasar Edisi Kelima Jilid 2. Jakarta: Penerbit Erlangga. 
Budiyanto, Moch Agus Kresno. 2002. Mikrobiologi Terapan. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang. 
Suriawira U, 1995. Pangantar Mokrobiologi Umum. Bandung: Angkasa 
Tarigan, Jeneng. 1988. Pengantar Mikrobiologi. Jakarta: DPK